Drug Class

Semaglutida (Agonis Reseptor GLP-1)

Ditinjau oleh

MediHelp Clinical Team

Diperbarui

Baca

1 mnt

Semaglutida adalah agonis reseptor GLP-1 untuk diabetes tipe 2 dan obesitas, menawarkan manfaat kontrol glikemik dan penurunan berat badan dengan keuntungan kardiovaskular.

Semaglutida adalah agonis reseptor peptida mirip glukagon-1 (GLP-1) yang meniru aksi hormon inkretin endogen GLP-1. Hormon ini memainkan peran penting dalam regulasi glukosa dan kontrol nafsu makan. Pada diabetes tipe 2, semaglutida meningkatkan sekresi insulin yang bergantung pada glukosa, menekan pelepasan glukagon yang tidak tepat, dan memperlambat pengosongan lambung, yang mengarah pada peningkatan kontrol glikemik. Untuk obesitas, ia bekerja pada pusat pengaturan nafsu makan di otak, mengurangi rasa lapar dan asupan kalori, yang berkontribusi pada penurunan berat badan.

Semaglutida diindikasikan untuk diabetes mellitus tipe 2 sebagai tambahan untuk diet dan olahraga untuk meningkatkan kontrol glikemik pada orang dewasa. Ini juga disetujui untuk manajemen berat badan kronis pada orang dewasa dengan obesitas atau kelebihan berat badan dengan setidaknya satu komorbiditas terkait berat badan, seperti hipertensi atau dislipidemia. Jadwal titrasi untuk diabetes tipe 2 dimulai dengan 0,25 mg subkutan sekali seminggu, meningkat menjadi 0,5 mg dan berpotensi hingga 1 mg setiap minggu. Untuk obesitas, dosis dimulai pada 0,25 mg dan meningkat secara bertahap hingga 2,4 mg setiap minggu.

Efek samping umum dari semaglutida termasuk masalah gastrointestinal seperti mual dan muntah, yang sering terjadi selama peningkatan dosis tetapi biasanya berkurang seiring waktu. Efek samping lainnya mungkin termasuk diare, sembelit, nyeri perut, dan penurunan nafsu makan. Semaglutida telah menunjukkan manfaat kardiovaskular pada pasien dengan diabetes tipe 2, secara signifikan mengurangi kejadian kardiovaskular merugikan utama, termasuk infark miokard non-fatal, stroke non-fatal, dan kematian kardiovaskular.

Pertimbangan keamanan untuk semaglutida termasuk kontraindikasi untuk mereka yang memiliki riwayat pribadi atau keluarga karsinoma tiroid meduler atau sindrom neoplasia endokrin multipel tipe 2. Ada peringatan tentang risiko tumor sel C tiroid, pankreatitis, dan komplikasi retinopati diabetik. Pasien harus diberi nasihat tentang administrasi, manajemen efek samping, dan pentingnya modifikasi gaya hidup, seperti menjaga pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur bersama dengan pengobatan.

Penyangkalan Klinis

Informasi dalam Indeks Klinis MediHelp hanya untuk tujuan pendidikan bagi profesional kesehatan.

Unduh Aplikasi

Drug interactions, dosing calculators, AI guidance and lab references — inside the MediHelp app.

Unduh Aplikasi